-->

Kamis, 30 September 2021

Contoh Soal Asesmen Kompetensi Minimum(AKM) / Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tentang Survei Lingkungan

 

Contoh Soal Asesmen Kompetensi Minimum(AKM) / Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tentang Survei Lingkungan

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Baik pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi. AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.

Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.


Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.


Selain Literasi dan Numerasi ada yang dinamakan survei lingkungan belajar, Survey lingkungan belajar merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan. Secara sederhana survei lingkungan belajar menilai kondisi dan iklim sekolah serta aspek-aspek yang mendukung pembelajaran termasuk guru dan murid itu sendiri.


Jadi pada survei lingkungan belajar, yang menjadi peserta bukan hanya murid, tetapi guru juga berpartisipasi pada survei ini.


Namun, walaupun guru dan murid berpartisipasi dalam survei ini, namun pertanyaan yang akan diterima oleh guru maupun murid akan disesuaikan dengan perspektif mereka. Berikut ini adalah contoh soal AKM survei lingkungan belajar beserta referensi jawabannya;

 

CONTOH SURVEI LINGKUNGAN BELAJAR

 

1.     Untuk membangun lingkungan belajar yang kondusif, sarana fisik yang ada dilingkungan sekolah yang harus diperhatikan yaitu,

A.    aksesoris dinding kelas untuk menciptakan suasana yang menyenangkan

B.    ruang belajar yang bersih, nyaman dan tertata dengan rapi

C.    segala sesuatu yang berhubungan dengan tempat proses pembelajaran

D.   ruang kelas dan sarana dan prasarananya, pengudaraan, alat atau media belajar, pencahayaan, pewarnaannya, dan pajangan hingga penataannya

 

2.     Untuk menumbuhkan minat atau memotivasi anak dalam melaksanakan kegiatan belajar, lingkungan belajar harus difasilitasi untuk merefleksikan ekspektasi tinggi dalam meraih kesuksesan anak secara individu.Kondisi atau lingkungan pembelajaran yang kondusif wajib diterapkan untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar. Lalu, bagaimana cara menciptakan lingkungan yang kondusif?

A.    Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, mengadakan pembelajaran di luar sekolah terus-menerus

B.    Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, kerja sama dengan orang tua untuk pengadaan fasilitas sekolah

C.    Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, lingkungan luar kelas yang kondusif, komunikasi serta hubungan sosial yang harmonis antara siswa dan guru, menjadi guru yang menyenangkan, membiarkan siswa berkreasi dan bermain sesuai keinginannya

D.   Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, lingkungan luar kelas yang kondusif, komunikasi serta hubungan sosial yang harmonis antara siswa dan guru, menjadi guru yang menyenangkan, membiarkan siswa berkreasi dan bermain sesuai imajinasnya, dan menyepakati aturan Bersama

 

3.     Untuk menciptakan kelas kondusif, guru harus bisa memberikan aturan yang disepakati oleh siswa. Sehingga siswa tidak bisa membuat keributan di kelas yang membuat suasana belajar tidak kondusif karena mereka telah membuat aturan yang disepakati. Berikut hukuman ringan yang cocok untuk siswa yang melanggar kesepakatan bersama

A.   Membersihakan ruangan kelas, mengahafalkan materi pelajaran, dan mengerjakan tugas yang belum diselesaikan

B.    Berdiri di depan kelas, lari keliling lapangan, dan membersihkan kamar mandi

C.    Membayar denda, disuruh keluar kelas, disuruh pulang

D.   Tidak perlu ada hukuman fisik

 

4.     Apa yang dilakukan guru agar siswa tidak takut merasa salah ketika menjawab pertanyaan atau bertanya kepada guru.

A.   Guru harus bersikap demokratis

B.    Pembelajaran tidak selalu dinilai dari perolehan angka yang tinggi

C.    Suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan membuat siswa menjadi semangat belajar dan pembelajaran akan lebih bermakna

D.   Memberi kesempatan anak yang pandai dan pemberani

 

5.     Meskipun siswa melakukan kegiatan belajar mengajar di kelas, namun lingkungan luar kelas juga berpengaruh pada proses pembelajaran siswa. Lingkungan luar kelas yang kondusif membuat siswa belajar dengan baik, namun sebaliknya, jika lingkungan luar tidak kondusif dan terjadi masalah maka konsentrasi siswa akan terganggu. Bagaiman cara menciptakan lingkungan luar sekolah yang kondusif?

A.   Kerjasama yang baik antar pihak yang bersangkutan mulai dari siswa, guru, kepala sekolah, staff hingga petugas kebersihan

B.    Menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai pihak

C.    Lingkungan sekolah juga menjadi acuan penilaian kualitas sekolah, sehingga harus dijaga dengan baik

D.    Mencari donatur sebanyak-banyaknya untuk melengkapi fasilitas di sekolah

 

6.     Salah satu cara membuat lingkungan belajar yang kondusif adalah membiarkan siswa berkreasi sesuai imajinasinya. Apa yang dilakukan guru agar siswa merasa senang dan semangat untuk berkreasi?

A.   Guru bertindak sebagai fasilitator, mediator, motivator dan katalisator yang mendukung pembelajaran siswa

B.    Guru tidak boleh bersifat otoriter dan menguasai pembelajaran, tetapi guru harus berani memberikan kesempatan kedua untuk siswa terus berkereasi

C.    Guru harus memberikan apresiasi kepada siswa yang telah berkreasi 

D.   Guru memberikan penilaian secara terbuka

 

7.     Penataan ruang kelas merupakan lingkungan utama untuk menciptakan kegiatan belajar dan mengajar yang menyenangkan. Ruang belajar yang bersih, nyaman dan terata dengan dengan rapi akan mendukung pembelajaran lebih baik. Menata ruang kelas merupakan tugas bersama antara siswa dengan wali kelas yang bersangkutan. Pihak sekolah juga bisa berkontribusi untuk penataan ruang kelas yang kondusif. Berikut contoh kegiatan yang dapat dilakukan pihak sekolah.

A.   Mengadakan lomba kebersihan kelas secara berkala

B.    Melengkapi sarana prasarana di kelas

C.    Memotivasi anak untuk menciptakan ruangan kelas yang bersih, rapi dan nyaman

D.   Mengadakan kerja bakti setiap hari Jumat di lingkungan sekolah

 

8.    Menata ruang kelas bukan hanya menjajarkan kursi dan meja dengan teratur, melainkan melengkapinya dengan administrasi kelas. Contoh administrasi kelas diantaranya:

A.   denah tempat duduk, jadwal pelajaran, struktur kelas, dan daftar piket

B.    aksesoris dinding kelas untuk menciptakan suasana yang menyenangkan

C.    lukisan hasil siswa atau kalimat positif yang memotivasi belajar siswa

D.   kalender, jam dinding, alat kebersihan

 

9.     Apakah anda lebih senang mengajar dan membimbing siswa yang beretnis sama?

A.    Sangat Tidak Setuju

B.   Tidak Setuju

C.    Cenderung Setuju

D.   Setuju

E.    Sangat Setuju

 

10.  Apakan anda Setuju kalua Pimpinan dijabat oleh laki-laki daripada perempuan?

A.    Sangat Tidak Setuju

B.   Tidak Setuju

C.    Cenderung Setuju

D.   Setuju

E.    Sangat Setuju

 

11.   Apakah anda setuju perempuan sebagai wakil pemimpin daripada ketua?

A.    Sangat Tidak Setuju

B.    Tidak Setuju

C.    CenderungSetuju

D.   Setuju

E.    Sangat Setuju

 

Itulah beberapa contoh soal AKM tentang survey lingkungan belajar mudah-mudahan bermanfaat.

 
close